Kamis, 08 Agustus 2019

Untuk Kamu Yang tengah Gundah



Memutuskan untuk menikah adalah langkah besar bagi hati yang sudah siap akan segala tantangan pernikahan,


Remaja atau Dewasa bukan jaminan mutlak pernikahan selalu bahagia,
Bukan. Bukan itu!


Setelah selesai dipelaminan kita akan benar benar tahu seperti apa sebenarnya menikah, baik buruk pelan pelan terbuka, watak yang mana yang tidak dimengerti oleh pasangan dan cara berucap yang mana yang membuat hati ga nyaman,


Berapa banyak yang bertahan? 


Tak sedikit yang memilih "berhenti bertahan untuk memahaminya"


Bukan duluan dan telat namun beberapa orang berpikir hebat untuk menempa diri lebih baik untuk didatangi dia yang juga lebih baik,


ALLAH sendiri memberikan ummatnya untuk memilih, dan Kami adalah salah satunya yang memilih untuk membenahi memerdekakan diri sendiri selagi menunggu waktu itu datang,


Biarkan kami enjoy dengan status apapun yang kami pilih, dan jangan hakimi kami untuk keputusan yang kami pilih,


Agar produktifitas kami tidak tersandung oleh Vibrasi negatif yang anda pancarkan untuk kami,

Mari Bahagia dengan cara masing masing ðŸ˜Š





Untuk semua mahluk cantik dimanapun berada,


Pernah tidak cantik itu sangat sering, pernah tidak rapi itu tetap terlihat, kucel apalagi.Namun tahukah kau dibalik itu semua,


Saat seperti itulah sebenarnya terlihat kuatnya seorang perempuan, No make Up, No Ayeliner, No Blouse on, No Ayeshadow, No Lipstick namun itulah cantik sesungguhnya


Polesan berwarna diatas kulit hanyalah topeng, tak ingin terlihat kerutan matanya, mata pandanya, bibir keringnya, dan setumpuk masalah yang membuat cewek keren berkata “No day without Make Up”


Seluruhnya merupakan tuntutan, “beauty is Pain” bagai dua sisi mata Uang.sebagian perempuan justru tak ingin direpotkan oleh tumpukan make Up yang melulu harus di Touch Up lebih dari sekali untuk tetap terlihat cantik dan menarik,


Sebenarnya hakikat cantik itu dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok.Dengan begitu cantik itu bukan dia yang gemuk atau kurus, mancung atau tidak, hitam atau putih, tinggi atau pendek dan sebaginya,


Ini harus dimengerti oleh sebagian dari kita bahwa cantik itu tidak harus seksi,tidak perlu mancung (Toh banyak koq orang mancung namun biasa saja.Benarkan?)


Menjadi cantik itu pilihan, dan inilah keadaan raut wajah setelah seharian dihadapkan pada pekerjaan  dan rutinitas yang luar biasa, sudah ga penting lagi bedak masih nempel atau tidak, lipstick total hilang, dan saat seperti inilah saya menguji diri say auntuk lebih memprioritaskan apa?!!


Total itu perlu dan integritas adalah prinsip yang nggak boleh dikalahkan oleh ego yang ingin selalu terlihat sempurna,

Coretan La_Te

Senin, 05 Agustus 2019

Bersama Jarak, Aku Belajar




Diakrabi rindu sesungguh melelahkan namun aku meyakininya sebagai titian bagi kita untuk sampai pada tujuan.


Kekuatan semata tidak tumbuh karena saling menggenggam, hadir saling menatap atau berkisah akan sebuah rencana dengan ngeteh bersama  namun memahami jarak sebagai pembatas kisah yang tengah dilalui adalah kesejatian kekuatan itu terbangun sebenarnya.


Pernah datang keremangan dan lalu aku bertanya akankah perjuangan ini bermakna?


Pun aku pernah tertatih, karena kalut melihat mereka tertawa lepas menanti mentari menyapa syahdu kedua Insan tengah bersama,


Kenapa mereka?, bukan aku dan kamu!


Helaan napas aku sadar, dan kembali bangkit sekali lagi pada komitmen yang kokoh bahwa  kita tangguh bersama jarak


Kau tau?


Suara hentakan jari tangan diatas keyboard Laptop adalah caraku merinai rindu agar berbekas tak menguap begitu saja, hingga nanti diwaktu Tuhan memberi kesempatan kita menua bersama, sajak sajak pertahanan ini bersama kita baca kembali
Bahwa aku pernah diajak waktu untuk memiliki cinta sedahsyat itu, semoga hingga nanti semangat kasih terus mengalir bersama usia yang perlahan pamit


Aku berjanji takkan lelah menjaga cinta, aku tak boleh lupa memupuk segala harapan dan doa.Doa agar Tuhan utuhkan Hatimu pada hati yang tengah menepis segala kekalutan akankah doamu hanya namaku.


Jangan kalah. Jangan lengah


Selagi menunggumu aku mulai belajar banyak hal  diantaranya: aku pilih menulis pengalaman, Inspirasi dan tengah mencoba menulis kisah perjalanan yang telah kita lewati,


Dengan begitu waktu menunggumu takan terlewati percuma ada kenangan, ada asah, ada latihan, kesabaran, semangat untuk terus mencoba bahwa aku lebih dari siap untuk kau temui pada waktu yang kita janjikan,




Dan tingkat tertinggi dari jarak yang kita jalani adalah kehormatan untuk tangguh pada komitmen menjaga diri pada batas yang sesuai dan dipahami,


Dan aku,


Aku benar benar menjadi sosok yang mandiri tidak bergantung pada perhatian untuk dijemput, ditemani, dibantu atau tampil modis akhir pecan menunggu jemputan jalan bersama,


Mereka nggak akan tahu, kehangatan komunikasi setelah tahunan terpisah jarak merupakan kesederhanaan yang menumbuhkan detakan hati sekali lagi jatuh cinta padamu.




Coretan La_Te